RajaBalapOtomotif-Jaecoo kembali membuktikan dominasinya di pasar otomotif global. Mengandalkan teknologi Super Hybrid System (SHS), Jaecoo J7 sukses menjadi mobil terlaris di Inggris pada Maret 2026, sekaligus memimpin penjualan sepanjang tahun ini.
SUV asal China tersebut mencatat penjualan fantastis sebanyak 10.064 unit hanya dalam satu bulan, sekaligus menempati posisi puncak pasar otomotif Inggris. Secara year to date, model ini juga sudah menembus 15.703 unit sejak awal 2026. Data ini juga dikonfirmasi oleh JAECOO UK dan SMMT.
Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa merek otomotif China semakin diterima di pasar Eropa yang terkenal kompetitif.
Teknologi SHS Jadi Senjata Utama Jaecoo J7
Kesuksesan Jaecoo J7 tidak lepas dari peran teknologi SHS (Super Hybrid System) yang menjadi nilai jual utama model ini.
Menurut Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia juga mulai menunjukkan perkembangan serupa.
“Kami melihat minat terhadap kendaraan elektrifikasi maupun NEV terus meningkat, namun konsumen tetap membutuhkan solusi yang praktis dan relevan,” ujar Jim Ma.
Efisien dan Fleksibel untuk Kebutuhan Harian
Teknologi SHS dirancang untuk menggabungkan keunggulan motor listrik dan mesin konvensional dalam satu sistem yang saling melengkapi.
Dalam kondisi tertentu, mobil dapat berjalan dengan tenaga listrik untuk efisiensi maksimal. Namun ketika dibutuhkan performa lebih atau perjalanan jarak jauh, mesin bensin tetap siap mendukung.
Konsep ini membuat pengguna bisa menikmati sensasi elektrifikasi tanpa rasa khawatir terhadap jarak tempuh atau harus mengubah kebiasaan berkendara secara drastis.
Di Inggris, varian SHS bahkan menyumbang 85 persen dari total penjualan Jaecoo J7 pada Maret 2026, menunjukkan besarnya minat pasar terhadap teknologi hybrid tersebut.
Penjualan Global Hampir Sentuh 1 Juta Unit
Tak hanya di Inggris, performa Omoda dan Jaecoo juga terus menanjak di pasar global.
Secara total, kedua merek ini membukukan penjualan 61.254 unit pada Maret 2026, meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
Menariknya, kendaraan elektrifikasi menjadi penyumbang terbesar dengan total 39.716 unit, atau melonjak hingga 471 persen.
Jika diakumulasi, penjualan global Omoda & Jaecoo kini telah mencapai lebih dari 960.000 unit, dan diperkirakan segera menembus angka 1 juta unit.
Capaian tersebut menempatkan Jaecoo sebagai salah satu merek otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia saat ini.
Jarak Tempuh Tembus 1.300 Km, Bukti Keandalan SHS
Sudah Diuji di 16 Negara
Keunggulan lain dari Jaecoo J7 adalah daya jelajahnya yang impresif.
Melalui serangkaian pengujian global di lebih dari 16 negara, dengan kondisi jalan dan cuaca yang berbeda-beda, Jaecoo J7 berhasil menunjukkan performa yang sangat meyakinkan.
SUV ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.300 kilometer, menegaskan bahwa teknologi SHS bukan hanya efisien, tetapi juga sangat andal untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Di pasar Inggris, JAECOO bahkan mengklaim varian SHS-P mampu menawarkan jarak tempuh hingga 745 mil atau sekitar 1.199 km, termasuk mode EV murni sejauh 56 mil.
Kesimpulan: Jaecoo J7 Siap Jadi Ancaman Serius SUV Jepang dan Eropa
Keberhasilan Jaecoo J7 menjadi mobil terlaris di Inggris bukan sekadar angka penjualan, tetapi juga bukti bahwa teknologi hybrid dari China kini semakin diperhitungkan di pasar global.
Dengan kombinasi desain premium, teknologi SHS yang efisien, serta jarak tempuh luar biasa, Jaecoo J7 berpotensi menjadi ancaman serius bagi rival-rival mapan dari Jepang dan Eropa.
Kalau tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Jaecoo akan menjadi salah satu pemain utama di segmen SUV elektrifikasi global.













