RajaBalapOtomotif.com – Mudik Lebaran menjadi tradisi yang ditunggu-tunggu setiap tahun. Seiring dengan berkembangnya teknologi, kini semakin banyak masyarakat yang memilih mobil listrik (EV) sebagai pilihan kendaraan untuk mudik, menggantikan mobil konvensional (ICE).
Namun, apakah ada perbedaan signifikan dalam persiapan mudik antara kedua jenis kendaraan tersebut? Pakar otomotif dari Universitas Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, memberikan penjelasan lengkap yang bisa Anda simak.
Baca Juga: China Longgarkan Aturan Kuota Mobil, Dorong Konsumsi Domestik
Persiapan Mudik untuk Mobil Konvensional (ICE)
Mudik menggunakan mobil konvensional (ICE) tetap memerlukan perhatian penuh pada sejumlah komponen kendaraan. Sebelum berangkat, Yannes menyarankan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap beberapa bagian penting kendaraan. Ini termasuk:
– Kondisi Oli dan Filter: Pastikan oli mesin dalam keadaan baik dan filter tidak tersumbat.
– Sistem Pendingin: Periksa sistem pendingin untuk memastikan mesin tetap bekerja optimal.
– Kondisi Rem dan Lampu: Pastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik, serta cek lampu kendaraan.
– Tekanan Ban: Periksa tekanan ban, termasuk ban serep, untuk menghindari kebocoran atau pecah ban di jalan.
Baca Juga: mobilMudik Lancar Tanpa Mogok! Begini Cara Mudah Ganti Busi Mobil Sendiri
Dengan pengecekan ini, perjalanan mudik menggunakan mobil konvensional akan menjadi lebih aman dan nyaman.
Tips Persiapan Mudik dengan Mobil Listrik (EV)
Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik (EV), persiapannya sedikit berbeda. Yannes mengingatkan untuk memeriksa beberapa bagian kendaraan khusus EV, seperti:
– Kesehatan Baterai: Pastikan baterai EV dalam kondisi prima dan cukup daya untuk menempuh perjalanan.
– Sistem Pendingin Baterai: Cek agar sistem pendingin baterai berfungsi dengan baik.
– Kabel Pengisian: Pastikan kabel pengisian tidak rusak dan kompatibel dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
– Kompatibilitas SPKLU: Pastikan SPKLU yang tersedia di sepanjang rute perjalanan kompatibel dengan kendaraan Anda.
Selain itu, kedua jenis kendaraan, baik ICE maupun EV, tetap memerlukan pemeriksaan sistem kelistrikan, termasuk lampu, wiper, dan klakson. Jangan lupa untuk menyiapkan perlengkapan darurat seperti P3K, segitiga pengaman, dan dongkrak di mobil Anda.
Meningkatnya Infrastruktur SPKLU di Indonesia
Bagi pemudik yang menggunakan mobil listrik, Anda tak perlu khawatir soal pengisian daya. PT PLN (Persero) telah mempersiapkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik dengan menambah jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) fast charging di berbagai rest area.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa PLN akan terus memperbanyak jumlah SPKLU, terutama di lokasi dengan tingkat okupansi tinggi, guna mendukung pemudik yang menggunakan EV. Diprediksi, jumlah pengguna kendaraan listrik pada Lebaran 2025 akan meningkat pesat hingga 500 persen, mencapai sekitar 21.570 kendaraan, dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 4.314 kendaraan.
Proyeksi Peningkatan SPKLU Lebaran 2025
PLN juga memproyeksikan lonjakan transaksi di SPKLU yang mencapai 500 persen pada Lebaran 2025. Pada Lebaran 2024 tercatat ada 14.002 transaksi SPKLU, dan pada Lebaran 2025, angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 70.000 transaksi. Di wilayah dengan okupansi tinggi, PLN akan meningkatkan jumlah SPKLU menjadi lebih dari 800 unit, guna menghindari antrian panjang dan memastikan kenyamanan para pemudik EV.













