Raja Balap Otomotif – Rem mobil bekas terasa bergetar saat diinjak? Itu bisa menjadi tanda piringan cakram atau disc brake mulai bergelombang. Selain getaran, kondisi ini juga sering menimbulkan bunyi berdecit atau dengung yang cukup mengganggu.
Salah satu solusi yang umum dilakukan adalah bubut cakram. Namun, batas aman bubut cakram mobil bekas tidak boleh diabaikan.
Kenapa Tidak Boleh Sembarangan Bubut Cakram?
Baca Juga : Headlamp LED Motor Bekas Berkedip? Awas, Tanda Driver atau Emitter Bermasalah!
Menurut Opik, mekanik Bengkel Mobil 77 di Ciputat, setiap pabrikan memiliki standar ketebalan minimal cakram yang berbeda.
Artinya, cakram tidak boleh terus-menerus dibubut setiap kali muncul getaran.
Jika ketebalan sudah mendekati atau bahkan melewati batas minimal, sebaiknya langsung diganti baru.
Berapa Batas Minimal Ketebalan Cakram?
Secara umum, ketebalan cakram setelah dibubut tidak boleh kurang dari 5 mm agar keamanan tetap terjaga.
Namun angka pasti tetap harus mengacu pada spesifikasi pabrikan masing-masing kendaraan.
Baca Juga : Pas Buat Cewek, Honda Scoopy Makin Unyu dengan Aksesori Resmi Ini
Cakram yang terlalu tipis memiliki risiko:
-
Mudah melengkung saat panas
-
Daya tahan terhadap suhu tinggi menurun
-
Berpotensi retak atau pecah saat pengereman keras
Ketika pengereman terjadi, gesekan kampas rem menghasilkan suhu tinggi. Jika cakram sudah terlalu tipis, konstruksinya menjadi lemah dan berbahaya.
Cakram Baru Pun Bisa Perlu Dibubut
Menariknya, cakram baru belum tentu permukaannya benar-benar rata.
Dalam beberapa kasus, disc brake baru bisa saja memiliki gelombang halus sehingga tetap perlu proses bubut ringan agar permukaan presisi.
Namun tetap, ketebalan minimal harus diperhatikan.
Berapa Biaya Bubut Cakram?
Biaya bubut cakram tergantung ukuran dan jenis kendaraan.
Untuk mobil kecil, biaya biasanya berkisar Rp 100.000 hingga Rp 200.000.
Sedangkan untuk mobil SUV atau cakram berukuran besar, biayanya bisa mencapai Rp 200.000 hingga Rp 300.000.
Baca Juga : Terungkap! Cara Suzuki Tekan Harga e Vitara Jadi Rp 200 Jutaan, Ternyata Bukan Diskon Biasa
Batas aman bubut cakram mobil bekas sangat bergantung pada ketebalan minimal yang ditentukan pabrikan.
Jika sudah mendekati batas tersebut, lebih aman mengganti cakram baru daripada mengambil risiko keselamatan.
Ingat, sistem pengereman adalah komponen vital. Jangan hanya mengejar biaya murah, tapi utamakan keamanan saat berkendara.













