Raja Balap Otomotif – Musim hujan ternyata bukan cuma bikin bodi motor cepat kusam. Ada satu part penting di area roda yang juga rawan rusak, yaitu bearing roda.
Menurut Suryo, mekanik bengkel R59 Racing di Ciputat, bearing roda jadi komponen yang paling sering bermasalah saat musim hujan.
Baca Juga : Libur Imlek, Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 16–17 Februari 2026, Cek Daftar 25 Ruas Jalan
1. Air dan Kotoran Bikin Grease Cepat Habis
Masalah utama datang dari air hujan yang bercampur lumpur atau tanah.
Terutama bagi pengendara yang sering menerobos genangan atau banjir ringan, air bisa masuk ke area bearing. Akibatnya:
-
Grease atau gemuk pelumas jadi cepat hilang
-
Pelumasan berkurang
-
Gesekan meningkat
-
Bearing cepat aus
Banyak pemilik motor tidak sadar grease di dalam bearing bisa kering seiring waktu.
2. Ciri Bearing Roda Mulai Oblak
Jika bearing mulai rusak, biasanya muncul gejala seperti:
Baca Juga : Update Harga Honda Scoopy Februari 2026, 3 Tipe Ini Selisihnya Segini
-
Roda terasa goyang kanan kiri
-
Muncul bunyi kasar saat roda diputar
-
Getaran terasa saat motor melaju
Kalau dibiarkan, bearing bisa oblak dan berisiko membahayakan saat berkendara.
3. Cara Cek Bearing Roda Sendiri
Untuk memeriksa bearing roda depan, caranya cukup mudah:
-
Parkir motor di tempat aman
-
Gunakan standar dua agar roda depan terangkat
-
Putar roda secara perlahan
-
Coba goyangkan roda ke kanan dan kiri
Jika terasa ada celah atau goyangan, bisa jadi bearing sudah mulai aus dan perlu diganti.
Baca Juga : Sudah Pakai Gigi Rendah, Kenapa Mobil Masih Habis Napas di Tanjakan? Ini Penyebabnya
Musim hujan membuat bearing roda motor bekas lebih cepat rusak karena paparan air dan kotoran.
Untuk mencegahnya:
-
Hindari sering menerobos genangan
-
Bersihkan area kaki-kaki secara rutin
-
Segera cek jika muncul gejala oblak
Perawatan sederhana bisa mencegah kerusakan lebih parah dan biaya yang lebih besar di kemudian hari.













