Raja Balap Otomotif – Pasar mobil listrik bekas di Indonesia mulai menunjukkan dinamika menarik. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Hyundai Ioniq 5, yang kini mengalami penurunan harga cukup tajam.
Jika saat baru mobil ini dibanderol di kisaran Rp 800–900 jutaan, kini unit bekasnya sudah bisa ditemukan mulai Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan. Bahkan untuk unit tertentu, harga bisa menyentuh Rp 270 jutaan.
Penurunan ini terbilang cukup agresif untuk mobil di kelasnya.
Depresiasi Mobil Listrik Memang Lebih Cepat
Fenomena ini bukan tanpa alasan. Pelaku industri menyebutkan bahwa mobil listrik memang memiliki tingkat depresiasi lebih cepat dibanding mobil konvensional.
Dalam tiga tahun pertama, penurunan harga bisa mencapai hingga 50%. Hal ini terlihat jelas pada Ioniq 5 keluaran 2022 yang kini banyak dijual di kisaran Rp 350–450 jutaan.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Bekas
Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga antara lain:
-
Tahun produksi
-
Varian (Prime atau Signature)
-
Kapasitas baterai (Standard Range atau Long Range)
-
Kondisi dan jarak tempuh
Kenali Varian: Prime vs Signature
Sejak awal hadir di Indonesia, Ioniq 5 dibagi dalam dua varian utama, yaitu Prime dan Signature.
Prime Standard Range dan Long Range
Varian Prime menjadi pilihan entry level dengan baterai sekitar 58 kWh untuk Standard Range. Sementara Long Range sudah menggunakan baterai lebih besar sekitar 72,6 kWh.
Signature Lebih Lengkap
Di atasnya, varian Signature hadir dengan fitur lebih premium, baik dalam versi Standard Range maupun Long Range.
Di pasar bekas:
-
Prime SR/LR: mulai Rp 270–320 jutaan
-
Signature SR/LR: Rp 350–500 jutaan
Namun, unit di bawah Rp 300 juta biasanya memiliki kilometer tinggi, bahkan di atas 80.000 km.
Masih Layak? Dari Sisi Produk Masih Kuat
Meski harga turun, secara kualitas produk Ioniq 5 masih sangat kompetitif. Desain futuristiknya masih terlihat modern, bahkan dibanding mobil baru saat ini.
Kabinnya luas dengan lantai rata, memberikan kenyamanan ekstra, terutama untuk penumpang belakang.
Performa dan Kenyamanan
Sebagai mobil listrik, Ioniq 5 menawarkan tenaga instan yang halus dan responsif. Sangat cocok untuk penggunaan harian di dalam kota.
Varian Long Range bahkan mampu menempuh jarak lebih dari 400 km secara teori.
Penggunaan Nyata: Kota vs Luar Kota
Dalam penggunaan sehari-hari, mobil ini paling optimal di dalam kota. Karakter senyap dan tanpa perpindahan gigi membuat berkendara lebih santai.
Namun untuk perjalanan luar kota, pengguna perlu lebih cermat dalam mengatur konsumsi baterai dan titik pengisian daya.
Hal Penting Sebelum Membeli Ioniq 5 Bekas
Sebelum memutuskan membeli, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan:
1. Cek Riwayat dan Update Kendaraan
Pastikan unit sudah mendapatkan pembaruan terkait isu seperti ICCU.
2. Kondisi Baterai
Meski masih bergaransi hingga 8 tahun, kondisi baterai tetap harus dicek.
3. Infrastruktur Charging
Akses pengisian daya di rumah menjadi faktor krusial dalam penggunaan mobil listrik.
Worth It atau Tidak?
Dengan harga yang kini jauh lebih terjangkau, Ioniq 5 bekas masuk dalam kategori sangat menarik. Bayangkan, mobil yang dulu hampir Rp 1 miliar kini bisa dimiliki dengan setengah harga.
Namun, tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan. Jika digunakan harian dan didukung infrastruktur charging, mobil ini jelas worth it.
Penurunan harga Hyundai Ioniq 5 bekas memang drastis, namun hal ini sejalan dengan karakter mobil listrik yang mengalami depresiasi cepat di awal.
Di harga sekarang, Ioniq 5 justru menjadi opsi menarik bagi yang ingin masuk ke dunia mobil listrik tanpa harus membeli unit baru.













